Bintang utama kampanye Walking On A Dream Tourism Australia Barat, Angelica Blazeska dan Nelson Baker, mengenang kembali pengalaman luar biasa saat mereka syuting di beberapa lanskap tertua di bumi yang sarat budaya dan keanekaragaman hayati.
Dipersembahkan oleh: Jo Baker
“Ada ketenangan tersendiri saat berkunjung ke kawasan Negeri. Anda bisa benar-benar merasa menyatu dengan bumi dan alam,” ujar Angelica, perempuan kelahiran Selandia Baru yang telah menetap di Perth (Boorloo) selama 15 tahun.
Pemeran utama pria pendampingnya sekaligus sesama lulusan Western Australian Academy of Performing Arts (WAAPA), Nelson, punya istilah khusus untuk menyebut rasa keterikatan yang mendalam itu. Sukunya, Nyikina yang bermukim di sungai besar Fitzroy River (Martuwarra), menyebutnya ‘liyan’.
“Sebuah Negeri memiliki jiwanya sendiri. Makin lama waktu yang Anda habiskan di Negeri, indra Anda akan makin peka. Anda bisa mendengar suara Negeri. Itulah liyan. Seolah-olah Anda memiliki indra keenam. Suara yang terdengar lebih jelas daripada pikiran dan hati Anda.”
Di balik layar bersama Nelson
Selama proses pengambilan gambar Walking On A Dream, Angelica dan Nelson menghabiskan waktu di Negeri yang belum pernah mereka kunjungi sebelumnya, dan rasa takjub serta kekaguman itu terasa begitu kuat, baik saat berada maupun di luar lokasi syuting.
“Warnanya sungguh menakjubkan. Ke mana pun Anda pergi, ada perasaan yang begitu kuat dari Negeri yang penuh warna dan terasa begitu hidup,” kata Nelson, yang lahir dan besar di Broome (Rubibi). Namun baginya, tak ada tempat yang terasa seperti rumah selain Kimberley.
“Sungguh luar biasa. Saya rasa tidak ada tempat lain di dunia yang bisa menyamainya. Dari Broome, tempat mana pun yang Anda kunjungi adalah tempat yang istimewa. Hanya ada satu jalan untuk masuk dan keluar, dan siapa pun yang melalui jalan itu, akan merasakan petualangan.”
Di balik layar bersama Angelica
Menjelajahi hutan Manjimup dengan pepohonan yang menjulang tinggi seperti katedral di Selatan Barat selalu terasa seperti sebuah panggilan bagi Angelica. Namun selama syuting, ia merasakan Negeri berbicara begitu jelas kepadanya melalui riak air kolam air panas Zebedee Springs yang menenangkan serta upacara asap bersama Injiid Marlabu Calls Us.
“Mendengarkan petuah Tetua adat. Ada yang istimewa dari cara beliau berbicara, yang benar-benar membuka sesuatu dalam diri saya. Ikatannya dengan alam dan rasa hormatnya terhadap alam melampaui kehidupan modern kita. Melampaui masalah, pekerjaan, dan uang kita. Pada akhirnya, yang tersisa hanyalah alam yang begitu kaya dan hidup ini, yang telah ada sejak lama.”
Bagi Nelson, semuanya bermuara pada satu hal: ikatan. Memahami bahwa kita di sini untuk belajar dan mendengarkan suara Negeri serta para Tetua adat.

Di balik layar bersama salah satu pemeran utama, Nelson Baker
“Sebuah kehormatan bagi saya bisa mewakili keluarga saya dan melakukan hal ini. Karena yang kita semua butuhkan adalah lebih sering saling terhubung.
“Mungkin tempat ini tidak seperti dunia yang Anda kenal, tetapi ini adalah kesempatan berharga untuk belajar dari mereka yang telah hidup di sini sejak lama. Mereka memiliki pengetahuan tentang begitu banyak hal. Bahasa yang berbeda. Cara hidup yang berbeda. Cara menjalani kehidupan yang berbeda.”
Meskipun kedua aktor muda ini telah terbiasa bepergian ke berbagai tempat untuk bekerja, syuting di lokasi Walking On A Dream terasa benar-benar berbeda. Perbedaan yang positif. Daya tarik yang kuat dari lanskap yang seperti dunia mimpi ini membuat keduanya ingin kembali dan merasakan lagi kedekatan dengan Negeri bersama keluarga mereka.

Di lokasi bersama Angie dan Nelson
“Pemandangannya sangat beragam, dari ujung atas sampai ke bawah. Sungguh membuat saya ingin mengunjungi semua tempat ini bersama ibu saya. Terutama Kununurra (Goonoonoorrang). Ada begitu banyak hal yang bisa dilihat.”
Bagi siapa pun yang memiliki ketertarikan yang sama kuatnya, Angie dan Nelson memiliki saran tentang cara menemukan rasa keterikatan dalam petualangan yang menakjubkan dan terasa seperti di dunia lain di seluruh kawasan Australia Barat.
“Bersiaplah menghadapi hal-hal yang tak terduga. Pastikan membawa baju renang, masuklah ke perairan, dan biarkan semuanya mengalir,” tutur Angelica. Sedangkan Nelson menyarankan untuk menghabiskan waktu sebanyak mungkin dengan berjalan-jalan tanpa alas kaki, menyentuh pasir dan tanah.
“Alam akan menyembuhkan Anda. Alam akan mendengarkan. Berbicara kepada Anda. Menghubungkan Anda.”
Diterbitkan pada Februari 2026.